Website dinamis selalu memiliki program yang bekerja di sisi server karena dalam rentang waktu tertentu konten dari webs ite tersebut berubah. Jadi, salah satu ciri dari website dinamis adalah adanya program yang berjalan disisi server untuk memanage perubahan data yang ditampilkan oleh website dinamis tersebut.
Hubungan antara website statis / dinamis dan blogging: Blog, pada umumnya dewasa ini merupakan website dinamis. Kita dengan mudahnya menambah konten pada blog kan? Cukup masuk ke dashboard, tulis, dan publish.
Sekarang kita telah pahami bahwa blog merupakan websit e dinamis. Maka dari itu, ada satu konsep lagi yang kita pahami juga: Ada pemrograman disisi server yang kita gunakan untuk mengelola data yang ditampilkan di blog kita. Nah, hal ini membawa kita pada satu konsep lain: Content Management System.
contoh: "http://www.plurk.com"
Hal ini biasanya terlihat pada situs perbankan online di mana Anda bisa login (dengan memasukkan nama pengguna dan password) dan cek saldo rekening bank Anda. Informasi rekening bank Anda disimpan dalam database dan terhubung ke halaman web dengan pemrograman sehingga memungkinkan Anda untuk melihat informasi perbankan Anda. Saya berharap bahwa itu dipahami oleh Anda bahwa ketika Anda ingin memulai database situs didorong; Anda ingin memiliki informasi Anda ketika perubahan yang sangat sering, seperti pada situs perbankan. situs didorong Database dapat dibangun dengan menggunakan teknologi beberapa bersaing, masing-masing dengan keuntungan sendiri. Beberapa dari teknologi / alat meliputi PHP, JSP, ASP, PERL, BERSIH, ColdFusion dan banyak lagi (ini adalah server-sisi bahasa).







