TV Streaming Indonesia

    Jumat, 11 Februari 2011

    Materi TIK Kelas 7:sistem operasi

    Jenis – Jenis Sistem Operasi

    Sistem operasi telah berkembang melalui jalan yang panjang. Dari yang
    paling sederhana sampai yang paling modern dewasa ini. Masing-masing
    memiliki kelebihan dan kekurangan terutama sehubungan dengan fungsi-fungsi
    yang dimilikinya. Pada bagian berikut ini akan dibahas beberapa sistem operasi
    yang banyak digunakan dan familiar bagi pengguna komputer.

    1. DOS

    DOS adalah singkatan dari Disk Operating System. DOS merujuk pada
    perangkat sistem operasi yang digunakan di banyak komputer yang
    menyediakan abstraksi dan pengelolaan perangkat penyimpan sekunder dan
    informasinya. Misalnya penggunaan sistem file yang mengelola file-file yang ada
    pada perangkat penyimpan. DOS biasanya dijalankan dari satu atau dua disc.
    Hal ini karena pada masa DOS digunakan media penyimpan masih sangat
    terbatas kemampuannya (paling besar mungkin hanya 1,4 Megabyte).
    Ada banyak jenis DOS diantaranya Apple DOS, Commodore DOS, Atari
    DOS dan lain-lain. Jenis ini sangat bergantung dengan jenis perangkat
    komputernya. Jenis DOS yang paling terkenal adalah jenis DOS yang berjalan
    pada mesin-mesin yang compatible dengan IBM Personal Computer.
    Untuk menjalankan perintah-perintah sistem operasi, DOS menggunakan
    perintah berbasis teks atau CLI. Setiap kali selesai mengetikkan suatu perintah,
    kita harus menekan tombol ENTER untuk mengeksekusi perintah tersebut.
     
     


    2. UNIX

    UNIX adalah sistem operasi yang mula-mula dikembangkan oleh suatu
    kelompok di AT & T pada laboatorium Bell. Unix banyak digunakan baik untuk
    server maupun workstation. Linkungan Unix dan model program client-server
    menunjukkan bahwa Unix lebih dikembangkan sebaga sistem operasi yang kuat
    di jaringan komputer dari pada sistem operasi untuk computer personal.
    UNIX dirancang untuk portable, multi-tasking, dan multi-user. Konsep
    utama Unix antara lain banyak menggunakan file teks biasa untuk menyimpan
    data, menggunakan sistem file berjenjang, memperlakukan perangkat sebagai
    suatu file, dan menggunakan banyak program kecil yang eksekusinya pada CLI
    dapat digabung dengan tanda pipeline (|). Pada Gambar 5.2 di atas, tampak
    beberapa perintah UNIX yang digabung dengan pipeline. Konsep yang sangat
    solid dan stabil membuat Unix banyak dijadikan dasar sistem operasi modern.

    Sistem UNIX terdiri dari beberapa komponen yang biasanya dipaket

    bersama. Umumnya paket-paket tersebut adalah sebagai berikut:
    * Kernel dengan sub komponen seperti :
    - conf = file konfigurasi.
    - dev = driver perangkat keras
    - sys = kernel sistem operasi, manajemen memori, penjadwalan
    proses, sistem calls dan lain-lain.
    - h = header files, mendefinisikan struktur kunci di dalam sistem.

    * Development Environment:

    o cc —compiler untuk bahasa C
    o as — machine-language assembler
    o ld — linker, untuk menggabung file-file object
    o lib — object-code libraries (diinstall di folder /lib atau /usr/lib) libc,
    kumpulan pustaka untuk bahasa C
    o make – program untuk mengkompilasi kode program
    o include — file-file header untuk pengembangan perangkat lunak dan
    menentukan standar interface
    o Other languages — bahasa-bahasa pemrograman lain seperti
    Fortran-77, Free Pascal, dan lain-lain.

    * Commands:

    o sh —"Shell" untuk melakukan pemrograman berbasis CLI atau
    mengeksekusi perintah-perintah tertentu.
    o Utilities — Sekumpulan perintah CLI yang berguna untuk fungsifungsi
    yang bermacam-macam, meliputi:
    1. System utilities
    — Program-program untuk pengelolaan
    sistem seperti mkfs, fsck, dan lain-lain.
    2. User utilities
    — Program-program untuk pengelolan
    lingkungan kerja, seperti passwd, kill, dan lain-lain.
    o Document formatting — Program untuk penyiapan dokumen seperti
    nroff, troff, tbl, eqn, refer, dan pic. Beberapa sistem Unix modern
    juga memasukkan aplikasi seperti TeX dan Ghostscript.
    o Graphics — Sistem Unix modern menyediakan X11 sebagai sistem
    standard windowing dan GUI.


    3. Microsoft Windows

    Micosoft Windows atau orang lebih sering menyebut Windows saja pada
    awalnya hanyalah add-on dari MS-DOS karena tingginya tuntutan pada sistem
    operasi yang berbasis GUI. Versi awal Windows berjalan di atas MS-DOS. Meski
    demikian Windows versi awal telah menunjukkan beberapa fungsi-fungsi yang
    umum dijumpai dalam sistem operasi, antara lain: memiliki tipe file executable
    tersendiri, memiliki driver perangkat keras sendiri, dan lain-lain.
    Secara konsep sebenarnya Windows lebih banyak ditujukan bagi
    komputer personal. Pada awalnya Windows juga tidak mendukung konsep
    multi-tasking dan multi-user. Akomodasi terhadap jaringan atau fungsi-fungsi
    client-server juga tidak sekuat pada UNIX dan turunannya. Sehingga masalah
    yang sering muncul di sistem operasi Windows adalah masalah keamanan yang
    berhubungan dengan jaringan. Namun Windows memiliki kelebihan dari sisi
    kemudahan pemakaian. Pada versi yang terbaru (Windows Vista) konsep multiuser
    dan multi-tasking telah semakin matang. Selain itu tampilan GUI telah
    dirubah dengan banyak menggunakan efek tiga dimensi.


    4. Apple Mac OS

    Seperti terlihat pada Gambar 5.10, Apple Mac OS merupakan turunan
    dari UNIX melalui jalur BSD (Berkeley Software Distribution). Oleh karena itu
    kekuatan dalam multi-tasking, multi-user, networking yang ada pada UNIX juga
    dimiliki oleh Mac OS. Mac OS adalah sistem operasi berbasis GUI. Apple
    merupakan pelopor dalam penggunaan GUI pada sistem operasi. Penggunaan
    icon, mouse dan beberapa komponen GUI merupakan sumbangan yang luar
    biasa bagi perkembangan sistem operasi berbasis GUI.
    Versi awal dari Mac OS hampir secara penuh mengandalkan pada
    kemampuan GUI-nya dan sangat membatasi penggunaan CLI (Gambar 5.15).
    Meskipun sangat memudahkan namun ada beberapa kelemahan, antar lain:
    multi-tasking yang tidak berjalan sempurna, pengelolaan memori yang terbatas,
    dan konflik pada beberapa program yang ditanamkan. Memperbaiki sistem Mac
    OS kadang-kadang menjadi suatu pekerjaan yang sangat melelahkan.
    Pada Mac OS X (versi terbaru), semua kelemahan pada versi lama telah
    coba dihilangkan. Multi-tasking telah berjalan dengan baik dan manajemen
    memori yang jauh lebih baik. Selain itu tampilan GUI-nya disebut-sebut sebagai
    yang terbaik di antara sistem operasi yang ada.


    5. Linux

    Linux sangat mirip dengan sistem-sistem UNIX, hal ini dikarenakan
    kompatibilitas dengan UNIX merupakan tujuan utama desain dari proyek Linux.
    Perkembangan Linux dimulai pada tahun 1991, ketika mahasiswa Finlandia
    bernama Linus Torvalds menulis Linux, sebuah kernel untuk prosesor 80386,
    prosesor 32-bit pertama dalam kumpulan CPU intel yang cocok untuk PC.
    Dalam banyak hal, kernel Linux merupakan inti dari proyek Linux, tetapi
    komponen lainlah yang membentuk secara komplit sistem operasi Linux. Dimana
    kernel Linux terdiri dari kode-kode yang dibuat khusus untuk proyek Linux,
    kebanyakan perangkat lunak pendukungnya tidak eksklusif terhadap Linux,
    melainkan biasa dipakai dalam beberapa sistem operasi yang mirip UNIX.
    Contohnya, sistem operasi BSD dari Berkeley, X Window System dari MIT, dan
    proyek GNU dari Free Software Foundation.
    Pembagian (sharing) alat-alat telah bekerja dalam dua arah. Sistem
    perpustakaan utama Linux awalnya dimulai oleh proyek GNU, tetapi
    perkembangan perpustakaannya diperbaiki melalui kerjasama dari komunitas
    Linux terutama pada pengalamatan, ketidak efisienan, dan bugs. Komponen lain
    seperti GNU C Compiler, gcc, kualitasnya sudah cukup tinggi untuk dipakai
    langsung dalam Linux. Alat-alat administrasi network dibawah Linux berasal dari
    kode yang dikembangkan untuk 4.3BSD, tetapi BSD yang lebih baru , salah
    satunya FreeBSD, sebaliknya meminjam kode dari Linux, contohnya adalah
    perpustakaan matematika Intel floating-point-emulation.
    Saat ini, Linux merupakan salah satu sistem operasi yang
    perkembangannya paling cepat. Kehadiran sejumlah kelompok pengembang,
    tersebar di seluruh dunia, yang selalu memperbaiki segala fiturnya, ikut
    membantu kemajuan sistem operasi Linux. Bersamaan dengan itu, banyak
    pengembang yang sedang bekerja untuk memindahkan berbagai aplikasi ke
    Linux (dapat berjalan di Linux).
    Masalah utama yang dihadapi Linux dahulu adalah interface yang berupa
    teks (text based interface). Ini membuat orang awam tidak tertarik
    menggunakan Linux karena harus dipelajari terlebih dahulu dengan seksama
    untuk dapat dimengerti cara penggunaannya (tidak user-friendly). Tetapi
    keadaan ini sudah mulai berubah dengan kehadiran KDE dan GNOME. Keduanya
    memiliki tampilan desktop yang menarik sehingga mengubah persepsi dunia
    tentang Linux.  

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Total Tayangan Halaman

    Jam Ku

    kalender ku